SMT adalah singkatan dari Surface Mount Technology, yang merupakan metode perakitan komponen elektronik. Ini melibatkan pemasangan komponen langsung ke permukaan papan sirkuit cetak (PCB) daripada memasukkannya ke dalam lubang di papan menggunakan teknologi lubang tembus tradisional. Teknologi SMT dicirikan oleh kepadatan tinggi, kinerja tinggi, dan keandalan tinggi, dan banyak digunakan di berbagai produk elektronik seperti telepon seluler, komputer, dan peralatan komunikasi. Keuntungan utama teknologi SMT termasuk mencapai kepadatan sirkuit yang lebih tinggi, meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi ukuran PCB, menurunkan biaya produksi, dan meningkatkan kinerja dan keandalan sirkuit.
Proses produksi SMT (Surface Mount Technology) biasanya mencakup langkah-langkah utama berikut:
1. Persiapan pemasangan komponen: Langkah ini melibatkan persiapan peralatan dan komponen SMT, termasuk memilih mesin dan peralatan pemasangan yang sesuai, memeriksa integritas dan kebenaran komponen, dan menyiapkan templat pemasangan.
2. Perawatan permukaan PCB: Pada langkah ini, permukaan PCB menjalani perawatan yang diperlukan untuk memastikan bahwa komponen dapat terpasang dengan aman ke papan. Perawatan permukaan mungkin termasuk pembersihan, deoksidasi, dan penerapan pasta solder.
3. Pencetakan pasta solder: Pasta solder diaplikasikan pada PCB menggunakan mesin cetak. Posisi dan jumlah pasta solder harus sesuai dengan persyaratan desain untuk memastikan pemasangan komponen yang benar
4. Pemasangan komponen: Komponen diambil dari pengumpan dan dipasang secara akurat ke area pasta solder pada PCB menggunakan kepala pemasangan. Berbagai jenis teknik pemasangan seperti mesin pick-and-place, penyolderan gelombang, atau penempatan manual dapat digunakan dalam langkah ini.
5. Penyolderan reflow: PCB dilewatkan melalui oven reflow di mana pasta solder dicairkan dan dipadatkan dengan mengontrol kurva suhu, menyelesaikan penyolderan antara komponen dan PCB. Proses ini memperbaiki komponen ke PCB dengan aman dan memastikan sambungan listrik yang baik.
6. Inspeksi dan perbaikan: Inspeksi dan pengujian visual dilakukan untuk memastikan bahwa komponen dipasang dengan benar dan disolder dengan kualitas yang baik. Jika ditemukan masalah, perbaikan dan penyesuaian perlu segera dilakukan.
7. Pembersihan dan pengemasan: PCB dibersihkan untuk menghilangkan sisa pasta solder dan kontaminan lainnya, kemudian dikemas dan diberi label untuk perakitan dan penggunaan selanjutnya.
Langkah-langkah ini merupakan proses dasar SMT, namun proses spesifiknya dapat bervariasi tergantung pada jenis produk, peralatan produksi, dan alur kerja pabrik.
1. SMT (Surface Mount Technology): Teknik perakitan elektronik yang langsung menyolder komponen ke permukaan PCB.
2. Penempatan: Proses penempatan komponen secara tepat pada bantalan solder pada permukaan PCB.
3. Mesin Penempatan: Peralatan yang digunakan untuk memasang komponen secara otomatis ke PCB, biasanya terdiri dari nozel, konveyor, dan sistem kontrol.
4. Pasta Solder : Zat lengket yang mengandung serbuk logam yang digunakan untuk melapisi posisi penyolderan pada permukaan PCB untuk penyolderan komponen.
5. Pencetakan Pasta Solder : Proses pengaplikasian pasta solder pada permukaan PCB dengan menggunakan mesin cetak, biasanya dikontrol dengan stensil untuk menentukan bentuk dan posisi pasta solder.
6. Penyolderan Reflow: Menempatkan PCB dengan komponen terpasang ke dalam oven reflow, di mana panas diterapkan untuk melelehkan pasta solder dan menyoldernya ke permukaan dan komponen PCB.
7. Penyolderan Gelombang: Melewati PCB melalui gelombang solder cair untuk menyolder bantalan dan komponen ke PCB.
8. Tegangan Permukaan: Tegangan permukaan solder cair, yang mempengaruhi pembasahan dan penyebaran pasta solder pada permukaan PCB.
9. Feeder : Peralatan pada mesin penempatan yang digunakan untuk menyuplai komponen dan mengumpankannya ke kepala penempatan.
10. Inspeksi Visual: Pemeriksaan tampilan PCB rakitan dan penempatan komponen menggunakan sistem visual.
11. AOI (Inspeksi Optik Otomatis): Inspeksi optik otomatis menggunakan sistem optik dan teknologi pemrosesan gambar untuk memeriksa penempatan komponen, cacat, dan kualitas sambungan solder selama proses perakitan.
12. PCBA (Perakitan Papan Sirkuit Cetak): Proses pemasangan komponen ke PCB dan menyelesaikan penyolderan.






